Cara Mendapatkan Rasa Hormat dari Orang Lain

Banyak orang mengeluhkan bagaimana orang lain tidak menaruh rasa hormat pada dirinya. Mereka menuntut rasa hormat tanpa melakukan usaha untuk earn (mendapatkan) hormat tersebut.

Tidak terkecuali dosen, pejabat, maupun suami/istri. Ada dosen yang nggak dihormati oleh mahasiswanya, ada pejabat yang merasa bawahan mereka seakan tidak mendengarkan perintah mereka. Bahkan di dalam lingkup organisasi paling kecil yaitu keluarga, ada suami yang memberikan sebuah keputusan tidak didengarkan oleh istri atau anaknya.

Jika saya perhatikan kadang orang yang tidak mendapatkan respect ini tidak berusaha untuk menghormati orang lain. Mereka beranggapan bahwa mereka bahwa orang lain harus menghormati mereka hanya karena mereka menjabat atau memiliki status terhormat. Sikap-sikap ini menyebabkan mereka tidak mendapatkan respect yg semestinya mereka dapat.

Bersikap sopan
Dengan Bersikap sopan baik dengan istri, bawahan, mahasiswa atau anak kita maka hal tersebut akan menimbulkan rasa respect.

Menghargai orang lain
Saya pernah melihat oknum dosen yang saat diajak konsul oleh mahasiswanya sering kali meremehkan mereka. Mereka melakukan kegiatan lain selain mendengarkan apa yang disampaikan oleh mahasiswa tersebut, sebaliknya, mahasiswa sering bicara sendiri saat dosennya ngasih kuliah. Ada kalanya ada orang yang saat diajak berbicara oleh orang lain memutar mata dan melakukan sikap mengejek lainnya seperti menertawakan, mengeluarkan lidah atau membuat mimik wajah yang mengejek. Jika ingin orang lain hormat padamu, hargailah orang lain dengan bersikap yang baik. Jaga diri anda dari memposting sesuatu yang mengejek orang atau penampilan orang. Kok rambutnya hijau, atau kulitnya ungu dsb.

Mendengar dengan aktif.
Banyak sekali orang yang ingin didengarkan tapi nggak mau mendengar. Kegiatan mendengarkan orang adalah kegiatan aktif, tidak bisa dilakukan sambil melakukan kegiatan lain. Pelajarilah itu, Google aja ‘active listening’.

Ringan tangan
Biasakan diri anda memperhatikan sekitar anda, jika melihat ada istri anda, rekan anda atau orang lain butuh bantuan, bantulah mereka semampu anda. Tapi hati hati jika ada melihat istri tetangga butuh bantuan – kecuali jika memang keadaan sangat darurat, jangan coba membantu.

Demikianlah beberapa tips agar orang memberikan rasa hormat pada diri anda. Nah jika anda sudah berusaha melakukan hal hal diatas tapi nggak mendapat respect orang lain, maka ketahuilah, mereka adalah orang yg dikenal sebagai orang orang yang tidak pantas dihormati.

Masalah Pemikiran Instan

Kemarin ada tetangga depan rumah, seorang mbak-mbak – minta tolong ke saya untuk dicarikan calon suami. Dia minta tipe yang baik dan tanggung-jawab. Dia punya pengalaman menjalin hubungan dengan cowok nggak bener dan merasa kapok dengan itu.

Beberapa waktu yang lalu, ada mahasiswa yang minta dicarikan pekerjaan. Pekerjaan yang mudah dan gajinya besar. Saya tanya, kamu bisa apa? dia jawab, “Saya ngerti ini itu dikit-dikit pak”.

Lalu sempat juga ada cerita tentang orang tua yang mengeluh anak-anaknya nggak mau dengerin perintahnya. Dia pengen supaya anak-anaknya patuh dan baik. orang ini tipenya sibuk bekerja dan pulang ke rumah hanya untuk ngecas energi untuk kemudian bekerja kembali di keesokan harinya. Workaholic lah bahasa jawanya.

Cerita-cerita diatas, sering saya alami. seakan terulang-ulang seperti iklan nu green tea – honey shake yang baru.

Seharusnya sudah jelas, kalau mau suami tanggung jawab, silakan perbaiki diri dulu kualitas anda, siapkan diri anda menjadi istri yang shalihah. Silakan melibatkan diri di lingkungan yang baik, datangi majelis-majelis ilmu agama, dengan begitu ilmu agama anda bertambah, ahlak pun akan mengikuti. efek sampingnya adalah kemungkinan untuk mendapatkan potensi calon suami yang baik akan meningkat. Mana ada seorang istri yang sukanya keluyuran, main ke mall, dugem, ngerokok dan perilaku nggak baik lainnya dapatnya suami yang baik, pinter momong, gajinya besar, terhormat, sekaligus bertanggung jawab? pfft, mimpi!
Karena setahu saya, karakter baik dari seorang suami adalah cerminan dari pemahaman agama yang baik pula.

Simple juga untuk kasus mahasiswa, dia minta sesuatu yang unreal. utopis. nggak logis. Ada po pekerjaan yang mudah dengan gaji yang wah?
Yang ada itu adalah anda belajar dan terus belajar, sehingga sesuatu yang susah itu menjadi mudah. Kenapa? karena anda terus mempelajarinya. Disitulah hal yang mudah dapat bayaran yang wah berasal. Beberapa alumni yang berhasil di dunia kerja, mereka terkenal pekerja keras di kampusnya. Saat yang lain asyik mencari pasangan, dia sibuk mencari bug dari skrip buku tamu yang sedang dipelajarinya dari sebuah buku tutorial pinjeman dari tetangga kos. saat yang lain mendapat status wah dikampus karena punya cewe cantik, dia jadi korban bully dari dosennya karena menyandang status jomblo. ada pengorbanan disitu, ada proses.

Sedang orang-tua, kita sama-sama tahu bahwa semua orang harus bekerja untuk mencari uang untuk menafkahi keluarga. Namun jangan sampai kesibukan mencari nafkah itu meninggalkan sesuatu hal yang lebih penting yaitu keluarga. Keluarga membutuhkan perhatian. keluarga membutuhkan waktu untuk berbagi. Jangan sampai peran anda sebagai orang tua tak lebih dari sekedar ATM bagi mereka.

Seperti diketahui anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda dengan orang dewasa, adalah seharusnya orang dewasa mengetahui bagaimana cara berpikir anak-anak ini. ciptakanlah bond (ikatan) dengan anak-anak anda. karena tanpa adanya bond ini, adalah keniscayaan bahwa anak-anak anda akan mendengar permintaan anda. Selain luangkan waktu dengan dengan mereka, bacalah buku-buku parenting. Banyak sekali knowledge ttg bagaimana berkomunikasi dengan anak-anak. Meluangkan waktu bukan hanya mengajari anak-anak menulis, membaca dan berhitung tapi juga bagaimana anda ikut bermain dan mengenal dunia mereka. Liatlah spongebob bersama, pahamilah animasi yang mereka sukai, ketahuilah buku yang menjadi favorit mereka maka bond itu akan terjalin. Ajaklah mereka bercerita tentang temannya, tentang masalahnya sejak dari kecil. kebiasaan bercerita itu akan menumbuhkan skil komunikasi yang sangat penting bagi mereka bermasyarakat kelak. Cobalah untuk merasa seperti yang mereka rasa, after all kita pernah menjadi anak-anak, sedang mereka tidak. belajarlah untuk ber-Empati. Tidak mudah memang, tapi hal itu sangatlah penting.

Saya melihat dari ketiga kasus tersebut kesamaannya hanya satu, mengharapkan hasil yang instan.
Saat saya minta, maka saya harus dapat. Tidak mau melalui proses, hanya mau hasilnya. Jika ada orang lain berhasil mencapai sebuah milestone hidup, mereka langsung menilai bahwa orang tersebut beruntung. padahal tidak, ada proses untuk mencapai itu, ada kegagalan-kegagalan, ada kegalau-kegalauan yang orang itu alami untuk mencapai keberhasilan itu. maka ingatlah, dibalik orang yang beruntung, terdapat proses-proses yang panjang yang telah mereka lalui.

Panjang sekali ya postingan kali ini. Terima kasih bagi yang mau baca. ini merupakan catatan untuk diri saya sendiri, karena saya sering lupa. saya tulis disini semoga bisa dimanfaatkan, kalau tidak bisa ya sudah. hehe..

Sistem Manajemen Dokumen Elektronik

Electronic Document Management System (EDMS) atau Sistem Manajemen Dokumen Elektronik merupakan sebuah pendekatan baru yang digunakan oleh organisasi untuk menghadapi permasalahan kearsipan. Berkas/Arsip semakin lama semakin banyak, seiring berkembangnya perusahaan, tidak ada kemungkinan akan berkurangnya jumlah arsip ini. Saat arsip masih berjumlah sedikit, masih belum ditemukan permasalahan dalam pencarian dan usaha dalam mendapatkan kembali, namun dengan jumlah yang besar, permasalahan baru akan timbul. Dalam melakukan pencarian, bisa memakan waktu yang banyak, sehingga menyebabkan berkurangnya produktifitas organisasi. Beberapa kebijakan diterapkan untuk menangani permasalahan tersebut. Proses digitalisasi dan alih media diterapkan untuk memudahkan pekerjaan namun penyelesaian tersebut tidak

DEFINISI

Definisi dokumen adalah : Sebuah tanda yang nyata atau simbolis, disimpan dan dicatat untuk merekonstruksi atau untuk membuktikan sebuah peristiwa, baik itu fisik atau mental. Buckland, M. (1991). Information and information systems. New York: Greenwood Press.

Tipe-tipe dokumen

Dalam hal klasifikasi, dokumen kadang dipisahkan menjadi rahasia, private atau umum. Bisa juga dikategorikan menjadi rancangan dan final. Ketika sebuah dokumen itu di salin, maka dokumen asal adalah dokumen asli sedang dokumen yang disalin disebut salinan.

Standart yang diakui dan telah diterapkan di banyak area adalah sbb:

Electronic Document Management System atau disingkat EDMS adalah sebuah sistem yang menggunakan media elektronik sebagai fasilitas penyimpanan berkas yang telah digitalisasikan dan telah memiliki fasilitas pencarian sehingga memudahkan dalam proses mendapatkan kembali.

Document Management adalah proses-proses yang dilakukan pada dokumen-dokumen yang dimiliki organisasi, dengan pertimbangan pembuatannya, distribusinya, dan penghapusannya.

Beberapa tips merawat dan menggunakan komputer/laptop kantor secara bijak.

Image
Pada beberapa instansi, laptop adalah sebuah fasilitas pendukung kerja atau bahkan kadang menjadi bagian tidak terpisahkan dari pekerjaan. Instansi memberikan fasilitas laptop ini dalam kerangka penunjang kerja dan optimalisasi penerapan TI di lingkungannya.

Tidak jarang laptop tersebut dilungsurkan (dialihkan) ke pejabat/staf yang lebih rendah disaat jajaran pimpinan mendapatkan giliran upgrade laptop. Ada baiknya laptop tersebut dirawat dengan baik sehingga saat aset-aset tersebut digunakan oleh pihak lain-pun masih dalam keadaan baik. Hal tersebut diharapkan akan memperpanjang masa investasi TI pada sebuah institusi. Selain itu terkadang penggunaan yang asal-pakai akan menimbulkan sakit hati bagi pihak pimpinan yang telah dengan baik hati memberikannya secara cuma-cuma atau dari rekan kerja yang tidak mendapat fasilitas yang sama. Imbasnya selain mengurangi kemungkinan kerugian finansial tips-trik ini juga akan mengurangi konflik organisasi. Adapun tips-trik perawatan dan penggunaan komputer/laptop secara bijak antara lain sebagai berikut:

  1. Perhatikan pengecasan. Lakukan pengecasan secara penuh, jangan setengah-setengah. Misalkan, saat batere masih 50% dilakukan pengecasan, hal tersebut musti dihindari, sebab jika hal tersebut dilakukan secara sering maka umur pemakaian batere akan semakin cepat habis. Segera cabut charger jika pengisian batere telah penuh, hindari pengecasan malam hari. Sebab seringkali terjadi, pengecasan tersebut akan berlangsung lama padahal batere sudah full. Hal tersebut juga akan mengurangi umur batere. Hindari pengecasan batere saat sedang digunakan. Usahakan terdapat waktu khusus untuk pegecasan dimana laptop dalam keadaan mati.
  2. Hindari penggunaan Laptop berdekatan dengan cairan. Hal ini menambah resiko kerusakan. Resiko minuman tumpah dan merusak sirkuit laptop. Biasanya kerusakan demikian tidak dikover oleh garansi. Selain itu, data-data penting kemungkinan hilang dan mengganggu kinerja diri sendiri dan orang lain.  
  3. Hindari terlalu sering melakukan hibernate, sesekali lakukan shut-down. Laptop generasi terbaru dilengkapi dengan fitur hibernate yang sangat praktis dan nyaman untuk pengguna. Pengguna dengan cepat me-resume pekerjaannya kapanpun diinginkan. Namun pada beberapa laptop tidak didesain untuk menggunakan fitur ini secara sempurna. Terkadang ada yang nge-hang atau malah BSOD saat resume dari keadaan hibernate. Disarankan untuk selalu menggunakan shut-down, lakukan hibernate disaat diperlukan saja.
  4. Hindari langsung memasukkan laptop ke dalam tas sesaat setelah laptop mati. Laptop mengeluarkan kalor yang jika tidak di salurkan keluar/didinginkan akan merusak komponen didalamnya. Laptop yang baru saja dimatikan masih memiliki panas yang masih akan berada di laptop jika langsung disimpan di tas laptop.
  5. Hindari pemasangan perangkat lunak malware dan bajakan. Perangkat lunak bajakan memiliki beberapa software trojan/malware didalamnya. Jika ingin memasang perangkat baru yang tidak diketahui silakan konsultasikan dengan ka. Lab atau Ka. PUSI.
  6. Hindari penggunaan oleh anak-anak. Terkadang tanpa kita sadar ada kalanya saat laptop dibawa pulang, anak-anak menganggap laptop kerja/fasilitas kampus adalah sebuah mainan atau milik pribadi. Mereka tidak mengerti bahwa itu hanya titipan dan memiliki korelasi erat dengan pekerjaan sehingga mereka dengan sembarangan menggunakannya. Hindari penggunaan semacam ini dan beri pengertian kepada anak-anak. Selain itu, hal ini juga menimbulkan kecemburuan di lingkungan kerja. Bisa jadi rekan kerja tidak atau belum mendapatkan fasilitas laptop, namun dengan enaknya pejabat yang dititipi laptop meminjamkan kepada anak-anaknya dan hal tersebut bukan untuk keperluan kantor namun untuk ngegame. Perlu diingat juga bahwa laptop tersebut adalah milik institusi bukan pribadi.
  7. Lakukan disk check dan defragment secara periodik. Hal ini diperlukan agar performa komputer terjaga dan up-and-running saat dibutuhkan. 
  8. Hindari menyimpan data terlalu penuh, ikuti saran dari windows, jika warna partisi sudah merah, pindahkan data yang tidak diperlukan.
  9. Lakukan pengelolaan berkas dengan teknik yang benar, hindari duplikasi berkas dan waste-of-resources dengan teknik e-filing yang baik.
  10. Lakukan Back-up secara berkala. Mesin, sehebat apapun yang diciptakan oleh manusia pasti ada kekurangan dan kegagalannya. Maka dari itu, adalah lebih baik untuk melakukan pencegahan terhadap masalah kerusakan/kehilangan data dengan melakukan back-up. Lakukan back up tidak hanya satu lokasi, namun lakukan itu di beberapa tempat maupun media back-up.
  11. Pasang perangkat lunak anti-virus. Jika anda kurang paham mengenai virus dan tidak begitu mengikuti dunia virologi komputer, disarankan untuk melakukan pemasangan dan lakukan perbaruan perangkat antivirus.
  12. Hati-hati dalam meninggalkan laptop. Kehilangan laptop kerja selain akan menghambat kerja personal juga akan menghambat kerja organisasi. Selain itu resiko data strategis institusi hilang dan tersebar keluar akan lebih besar.
  13. Hindari penggunaan yang berlebih pada laptop. Kecuali jika laptop anda kelas premium anda disarankan untuk membatasi penggunaan laptop. Jika anda bekerja secara terus menerus selama 8 jam dengan menggunakan laptop, berikanlah waktu istirahat bagi laptop tersebut beberapa jam. Hal tersebut selain akan mengurangi beban kerja laptop yang bersangkutan juga akan membuat beban pikiran anda juga berkurang. 
  14. Letakkan laptop pada permukaan yang datar dan stabil, jangan taruh di atas bantal. Emang daun?

Demikian beberapa catatan mengenai bagaimana merawat laptop titipan. Semoga bermanfaat.:)

Pelatihan social media yang terlalu sosial.

ImageBeberapa hari lalu, berkesempatan untuk membagi sedikit minat saya yang sudah saya geluti sejak kuliah lalu. Sosial media. Yang menjadi peserta sharing ini adalah rekan-rekan dosen saya di STMIK Jenderal Achmad Yani.

Saya memulai sesi sharing dengan menunjukkan bagaimana Social Media telah menjadi primadona akhir-akhir ini. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukan bahwa pemasaran konvensional melalui koran dan media elektronik di Amerika menurun. Penjualan iklan lewat yellow pages dan radio telah berkurang. Pada pokoknya konvensional marketing dirasa tidak lagi berhasil seperti biasanya.

Bagaimana efek dari sosial media marketing saya tampilkan. Saya menunjukkan beberapa dosen ditempat kami sebelumnya belum memiliki mouse wireless, namun dengan adanya salah seorang yang telah memiliki dan ditunjang oleh kepraktisan penggunaannya, tidak begitu lama, sebagian besar dosen telah memiliki. Tidak diperlukan adanya brosur dan pamflet untuk menyakinkan rekan-rekan dosen saya untuk memiliki satu dari mouse tersebut.

Pada akhirnya, saya juga memberikan sebuah contoh kongkrit akan mengapa saya ditunjuk jadi pembicara. Bukan karena saya memintanya, namun karena saya kenal dengan dengan sang penyelenggara. Kurang sosial gimana tuh? lol

Selanjutnya saya berkisah mengenai implementasi social media learning (sm-learning) yang telah dilakukan secara mandiri oleh beberapa dosen termasuk saya. Di tempat kami, STMIK Jenderal Achmad Yani, social media telah mampu mendukung proses perkuliahan, hal tersebut telah terbukti dalam penelitian saya berjudul “Media Sosial sebagai Penunjang Proses Perkuliahan”.
We call it socmed-learning.

Alhamdulillah, sepertinya respon dari pihak kampus positif. Pemasaran dan branding digital akan mulai diagendakan beberapa hari kedepan. Mungkin momentum kampus baru STMIK Jenderal Achmad Yani juga jadi pengaruh.:)