Parkir Dimana.. Belanja Dimana..

nope, i’m not dead. I’m just busy doing stuff. Got married in May, moving out from old place and now i’m at my new place at jakal KM 8. Memang agak susah sekarang buat nulis blog, xl-unlimitednya udah hangus ga keurus, soalnya sinyal edge pun ga mau nangkring di modem lama ku. akhirnya karena sebuah tulisan dari mas Milisdad , langsung dah nyoba tuh 3, eh stabil. 😛 stabil lemot tapi (lol)

baiklah, back to the topic. Beberapa hari yang lalu, saya dan istri sempet meributkan tentang biaya parkir di mirota pasaraya (jakal km6) *penting kali ya*, tapi itulah. semenjak menikah, kita mencoba untuk sebisa mungkin berhemat. Lari-larinya ya itu, uang parkir aja diributin.

Sebenernya agak malu untuk mengakui, cuma ya gitulah fact of life. Two married couple, one of them PNS dan satu lagi  dosen PTS partly mahasiswa partly Instruktur kursus dan hardly making baby, you got to admit, it’s not heaven like kind of life. 😛

Lanjot, fakta bahwa dijakal km 6, setelah ringroad utara berjejer dua buah gedung perbelanjaan besar di Jogja telah lama ada, yaitu Superindo jakal dan Mirota Pasaraya. Entah kenapa pemerintah kota memperbolehkan kedua bangunan itu berdiri berdekatan. Mungkin biar tambah macet kali ya?. Kemudian, fakta bahwa barang-barang di Superindo adalah lebih mahal dari Mirota adalah juga bukan sesuatu yang baru. Namun saudara pembaca, ada sesuatu yang membuat saya tercengang. Yaitu, uang parkir di Mirota adalah Rp. 1000,- rupiah dan di Superindo adalah Rp. 500,-. Halah.

akhirnya dengan niat yang shahih untuk berhemat, saya dan istri bersepakat untuk memarkir motor di Superindo dan kemudian sneak in silently ke Mirota. Dan, Alhamdulillah ga ketahuan. 😛

Setelah puas belanja di Mirota, balek deh sembunyi-sembunyi ke Superindo lalu menaroh tas belanjaan di motor dengan merk menghadap kedalam. *takut ketahuan*.

begitulah, pengalaman saya menghemat uang parkir. #GakPenting!

Update!
Sekarang berlaku kebalikan. Kalo parkir di Mirota: Rp 500,- kalo di Superindo: Rp. 1000,- (tarif parkir motor roda dua)

Advertisements

Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!

hospitalSaatnya kembali memfungsikan blog seperti tujuan awal teknologi ini, untuk menyampah menuliskan catatan harian.

Pagi ini dimulai dengan rentetan alarm disfungsional dari multiple sumber (Hape nokiyem, hape ZTE, jam meja). Seperti biasa, saya bangun beberapa menit sebelum alarm bunyi. “Dasar Gagal!”, aku bilang ke gadget abrakan lawas ga jelas itu. Mereka pun senyap, diam tak membalas. Aku rasa, kalaupun mereka bisa ngomong balik aku tahu apa yang bakal mereka omongin, “Siapa dulu yang punya” sambil pasang muka annoyed.

Pagi itu, saya berencana ke RS. Grhasia. Bagi kalian para pendatang baru, RS Grhasia adalah sebuah tempat yang tepat sebagai bahan lelucon. Lelucon orang gila, tepatnya. Tempatnya bagus, pelayanannya cukup cepat dan parkirnya luas, tapi percayalah tempat ini adalah tempat terakhir yang kalian pengen untuk mendapatkan perawatan.

Tentu saja, makanan harus masuk nih ke posting, se-ca-ra : Foodaholic. Sarapan di ‘Soto Sorgap’ masuk akal. Soto pisah, mendoan 4 keping + es teh segelas cukuplah. Sorgap nggak punya speciality memang, tapi tempat sarapan favoritku dulu adalah disitu. Berlokasi di Jakal km 12,5 dibawah gapura (sorgap = ngisor gapuro). Setelah merasa cukup, lanjut jalan.

Continue reading “Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!”

Trik Berburu Makan Buka dengan Sukses

bebek remuk

Anda terpaksa makan buka pada waktu Isya? sebab waktu buka puasa di waktu magrib udah di klaim malesia? Selalu terjadi konflik dengan pasangan saat menunggu buka puasa? Selalu mendapatkan ujian kesabaran saat anda membeli makan buka? well, lupakanlah!! sebab dengan trik2 dibawah ini, kami jamin anda akan sukses mendapatkan kenikmatan berbuka puasa dengan sukses.

1. pastikan anda barangkat satu jam sebelum buka puasa.

Dalam mencari makan berbuka dan bisa menyantap dengan nyaman saat adzan magrib dikumandangkan adalah merupakan sebuah seni tersendiri. Timing dan kalkulasi yang tepat dibutuhkan sekali untuk mencapai hal tersebut.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi apakah anda bisa dengan sukses mendapatkan makanan buka yang anda inginkan apakah tidak. Faktor-faktor tersebut antara lain : a. Trafik; b. antrian; c. pasangan. Jadi, pikirkan baik2.

2. pastikan menu dan rute perjalanan sudah tertulis dengan kongkrit.

Sebelum anda menggeber kendaraan dan berburu makan buka, ada baiknya anda mengetahui rute terpendek dan tercepat menuju sasaran anda. Jangan sampai anda sibuk memperdebatkan mau makan dimana saat sudah dalam perjalanan, sebab hal tersebut bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya emosi dan timbulnya percekcokan sampe kepada lakalantas.

Gunakan fasilitas semacam googlemap atau semacamnya untuk mempermudah dan memperlancar urusan anda. Continue reading “Trik Berburu Makan Buka dengan Sukses”

Sekatenan kesampean

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 4-6 Maret, aku mendapat tugas untuk menemani bos ke Sekatenan. Jujur saja, se-umur umur hidupku yang boring ini di jogja baru kali ini berkunjung ke sekatenan.

Selama di sana kita diberi amanah oleh Dinas Pendidikan kota Jogja untuk menampilkan hasil dari PNF (Pendidikan Non Formal) bukan Pemrograman Non Frosedural dol! .Kami berbagi stand dengan salah satu pendidikan kursus lain yaitu IPBI (ikatan penjahit busana indonesia), hehehehe.. iya. Aku juga kaget kalo penjahit busana punya ikatan. Akan tetapi karena bosen dan lumayan sepi banget pengunjung akhirnya bos bareng mas budi mengalihkan kegiatan ke progeram “nonton pilem” (untuk bos-bos laen jangan meniru tindakan ini ya). Pada dasarnya Program ini hanyalah inovasi nonton filem biasa, cuman tempatnya di sekaten (plus ditonton pengunjung yang lewat).

img_8754.jpg

Bos ma mas budi (Mas budi mingkem dikit plis)

Dalam kesempatan pameran tersebut kita menampilkan brosur, voucher belajar, modul serta consultation services. Seperti yang telah aku duga sebelumnya, pameran kita sepi pengunjung gagal total. Karena secara, pengunjung yang ada di sekaten punya mindset untuk mencari hiburan bukan kursus.

Continue reading “Sekatenan kesampean”

11 Januari

Kemaren Jogja kedatangan Gigi, setelah menyempatkan diri untuk menemui Sri Sultan, Grup band gigi sedianya malam ini akan tampil menghibur publik jogja di Mandala krida.

Dan karena hari ini tanggal sebelas januari 2008, maka saya sempatkan diri untuk mengetik liriknya. maap kalo ada salah ketik.. met datang gigi..
sayang aku nggak suka nonton konser (kalo mbayar).

sebelas januari bertemu..
menjalani kisah cinta ini
naluri berkata engkaulah milikku

bahagia sll dimimpiku bertahun menjalani bersamamu
kunyatakan engkaulah jiwaku

akulah penjagamu, akulah pelindungmu, akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu

pernah ku menyakiti hatimu
pernah kau melupakan janji ini
semua karena kita ini manusia

akulah penjagamu, akulah pelindungmu, akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu

kau bawa diriku kedalam hidupmu
kau basuh diriku dgn rasa sayang
senyummu juga sedihmu adalah hidupku
kau sentuh cintaku dengan lembut
dengan sejuta warna

ohohhh..