Like Button Facebook Bakal Tersedia di semua Website yang Ada di Dunia Ini.

Setelah disinyalir akan mengeluarkan fitur geolocation, Fesbuk akhir-akhir ini diberitakan akan membuat sebuah fitur yang mungkin akan lebih hebat daripada Facebook Connect. Apakah fitur tersebut?

Like Button (Tombol Like).

tombolsuka2.png

Tombol “like” yang biasa ada di Facebook itu?

Iya, itulah yang saya maksud. Namun yang membedakan adalah tombol ini akan disebar dan terbuka bagi seluruh website yang ingin menggunakannya. Mirip dengan cara kerja Facebook Connect. Para pengembang website akan memiliki kesempatan untuk membuat penyesuaian sehingga setiap konten di website agar bisa di ‘like’.

Aah, biasa aja. Apa sih istimewanya??

Begini, bayangkan tombol “like” nanti akan seperti FC (Facebook Connect) yang sekarang sudah umum dan telah digunakan secara luas. Dengan adanya ini, maka website-website akan secara terbuka mengirimkan datanya ke Facebook berikut informasi favoral pembaca. Sehingga Fesbuk akan menerima data-data penting tentang apa yang sedang menarik saat itu. (bigeyes)

Di saat Google mengirimkan crawler/penjelajah untuk mengindek data website, maka Fesbuk dengan enaknya duduk manis dan menerima data-data yang sudah terseleksi. Tadaaaa…

Lets just wait who will come out the best. 😀

Sumber: www.techcrunch.com

Facebook akan Mendukung Fitur Lokasi

facebook.pngMarketing berbasis lokasi rupanya merupakan sesuatu yang seksi saat ini, Fesbuk pun menganggap isu ini adalah isu yang penting. Oleh karena itu bulan depan fesbuk akan meluncurkan sebuah fitur tambahan yang mendukung informasi lokasi seperti dilansir dari situs berita The New York Times. Fitur baru ini akan diluncurkan dengan dua cara, native app dan dukungan API sehingga aplikasi web lain akan mampu untuk menggunakannya.

Bagaimana cara kerjanya?

Secara sederhana, pengguna fesbuk tidak hanya akan membuat posting status tapi akan disertai juga dengan informasi lokasi dimana dia berada secara automatis, tentunya dengan gadget yang telah mendukung fitur GPS. Jadi, saat Anda posting, “sedang di XXI nonton “My Name is Khan”, padahal di informasi lokasi anda berada di Jakal km 15 maka, teman-teman akan tahu bahwa anda adalah pembohong. FYI, MNIK is a bad movie.

Ga aman dong?

Fitur ini tentu saja ada fasilitas privasi. Anda akan diberikan pilihan dengan siapa informasi lokasi akan dibagikan.

Bagaimana dengan aplikasi lain yang sudah menggunakan fitur ini dan menggunakan fesbuk sebagai aplikasi perantara. contoh: Foursquare dan Gowalla?

Aplikasi ini memang dikawatirkan akan membuat WebApp yang lebih kecil yang telah menggunakan aplikasi Facebook – semacam Foursquare dan Gowalla akan terancam, akan tetapi pengembang aplikasi ini telah mengantisipasi dengan membuat layanan mereka lebih fokus terhadap sebuah fungsi, misalnya Foursquare fokus kepada permainan dan kompak-kompakan, sedangkan Gowalla lebih mengarah ke barang-barang virtual.

Kita tunggu saja bulan depan, bakalan semakin menarik nih. (gym)

Sedikit tentang Fesbuk.

facebook-cartoon-dave-coverly (dangerousintersections.org)

Pak X: “Kemaren saya minta istri saya jadi friend di FB, tapi dia tolak”.

Bu Y: “Lha kok nolak, kenapa pak?”

Pak X: “Itu, dia nggak mau jadi temen lagi, kan sudah nikah bu.”

Bu Y : “…”

sebuah kampus di Jogja

Sebenernya saya lagi nggak niat ngeblog, tapi ga apalah, sedikit ketak ketik nggak jelas di antara tesis semrawut yang saya saja lupa apa judulnya.

Percakapan diatas, selain menunjukan bahwa semakin banyak orang yang terjangkiti apa yang dinamakan social networking – some people might said ‘social notworking’, dikarenakan setelah login ke Fesbuk, saat itu juga dia berhenti bekerja. Dunia telah tersihir oleh sebuah ‘fenomena’ magnifico (entah dapat kata dari mana) yang entah kemana mau berakhir.

Fenomena di atas telah menyebabkan ada pertukaran konsep dan asosiasi antara dunia internet dengan dunia nyata. Sehingga awalnya dari dari dunia nyata, kemudian di bawa masuk ke dunia internet, kemudian dikembalikan lagi ke dunia nyata dalam konteks dunia Internet. *saya ngomong apaan yagh?*

Bahkan gerakan  demo dan pengusungan massa tidak lagi melalui cara konvensional semacam aksi turun kejalan dan lain sebagainya, tapi hanya secara virtual mengusung sebuah group dan mengajak orang untuk menyatukan tekad lewat menggabungkan diri dalam group Fesbuk tersebut *enak banget kan? ga perlu takut di kepruk sama polisi*. Mentor saya mendefinisikan sebagai gerakan rakyat 2.0
dalam blog beliau. Secara mengejutkan gerakan tersebut berhasil memberikan kontrol sosial yang berefek positif pada kehidupan berbangsa di Indonesia.

Dari percakapan di atas juga kita dapatkan bahwa, istri Pak X -secara sadar ataupun tidak- telah melakukan sesuatu yang besar dengan menolak pertemanan suaminya di Fesbuk. Dalam sebuah artikel pernah di tulis, bahwa dengan tidak menjadikan istri/suami anda teman di Fesbuk, maka hubungan di antara keduanya akan lebih menarik dan lebih baik.

Continue reading “Sedikit tentang Fesbuk.”

8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08

Ditulis oleh : Thomas Hoffman
Judul asli : 8 Tips for Landing a Job in ’08

24 Desember 2007 (Computerworld) — Tuntutan akan tenaga kerja di bidang IT di U.S saat ini sangat tinggi di hampir semua industri dan sektor pemerintahan. Sertifikasi atau pengalaman kerja tidak akan menjamin menjamin kesempatan wawancara, apalagi tawaran kerja. Di bawah ini merupakan beberapa tips langsung dari pekerja IT ahli, perekrut, IT eksekutif dan pekerja IT agar dapat mendapatkan perhatian, mendapatkan kesempatan interview dan mendapatkan posisi yang di idamkan.

1. Siap dalam Menghadapi interview. Keliatannya sepele, akan tetapi para manager sedang mencari orang yang mampu melakukan lebih dari sekedar “interview teknis” (tech interview).

Kemungkinan mereka akan menanyakan tentang pengalaman anda yang lalu atau memberikan gambaran bagaimana anda meng-handle keadaan-keadaan tertentu di pekerjaan anda, ungkap Jill Herrin, CEO dari JDResources Inc., perusahaan perekrut berbasis di Memphis. Pertanyaan semacam ini membantu perusahaan untuk menentukan sejauh mana keahlian komunikasi dan kemampuan teknis anda.

2. Bicara Bisnis. Para pemberi kerja, dalam hal ini perusahaan atau jasa pencari kerja juga ingin tahu apakah anda memahami bagaimana sistem dan aplikasi-aplikasi yang ada mempengaruhi aspek-aspek divisi bisnis atau tidak, Herrin melanjutkan “Interview-interview teknis masih merupakan komponen penting di dalam sebuah proses interview, tapi jarang hal itu merupakan satu-satunya faktor yang menentukan sekarang”.

“Kita menginginkan orang yang berkemampuan teknis memang, tapi Saya ingin tahu juga tahukah mereka basis untuk menghasilkan uang”, kata Frank Hood, CIO di Quiznos di Denver.
Continue reading “8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08”