“Langit”wati jadi presiden?


(sebuah kisah dari negeri mimpi – negeri yang bisanya ngimpi)

NOOOOOO!!! (big NO and all Caps plus tanda pentung)

Itu jawaban saya…

Kenapa?

1. Wanita nggak bisa jadi wali/ pemimpin

Wanita jadi presiden, maka seluruh pernikahan dalam suatu Negara yang dipimpin oleh dia, hukumnya tidak sah. (no gender, but that is how it should be, i respect women-so women do not have to be bother with any of political issue)

2. you’ve got your chance Mam, and you’ve screw it.

Dia udah pernah jadi presiden, dan kalian tahu sendiri hasilnya.

3. S1

Pola pikir masih anak SMA, bisa ngeles ma merengek.

Coba pikir jawaban beliau pas ditanya kenapa nggak setuju ama persyaratan presiden harus lulus S1. Dengan tampang yang inocent dia njawab..

jaman nabi dulu nggak ada tuh persyaratan gitu.

Plis dech!!!! Nggak nyambung gitu loh.. dulu mah jaman nabi, nggak ada orang yang “mencalonkan” jadi pemimpin, yang ada tu para sahabat pada takut dan cenderung menolak gitu lo saat diamanahi jadi pemimpin. Palagi yang wanita..

Saran saya : belajar sejarah Islam dong, biar ngeh tentang kepemimpinan Islam namanya :  SKI (sejarah kepemimpinan islam).

4. Arogan! Piece o S**t

Sudah sifatnya, tidak pernah hidup dan menderita jadi rakyat jelata.. mana ada kepedulian terhadap mereka.. terakhir dicek suaminya aja nggak dipedulikan, akhirnya sakit..

Saran saya : ngurus suami aja nggak becus, palagi ngurus Negara.. Negara yang lagi sakit kaya negara ini. Hahahaha. Trus saat menghadiri sebuah pengajian trus ditanya ma wartawan tentang dia pake strategi curi start kampanye, dia malah nyolot “saya nggak peduli orang mau bilang apa..” NAH! LHO!  belum njabat aja dah nggak peduli kata orang, kalo dah menjabat.. palagi bu!

5. Pendiem

Saat kampanye aja yang koar2 minta jabatan, giliran dapat aja bisu-ra-mutu. Pernah denger “silence is golden”? kalo ini, silence is poverty.. kere.. miskin.. Saat dibutuhkan ambil tindakan eh malah diem, ujung2nya ya rakyat jadi korban.

Hah, yang parahnya lagi si partai wedus perjuangan masih terus mengagung2kan namanya..

dasar politik busuk!

:: mohon maaf bagi orang yang mbaca ini dan tersinggung, ini cuman sekedar cerita fantasi dan karangan dari sebuah otak yang sudah tidak bisa menerima tingkat kewarasan berpolitik di negeri ini.

6 thoughts on ““Langit”wati jadi presiden?

  1. dodol abis, suaminya kemaren di TV waktu kampanye keseleo bilang “nyoblos”, padahal pemilu kali ini bukan “nyoblos” tapi “contreng”, nggak tahu apa nggak ngerti kali dia..

    terus dia (langitwati) juga sama dodolnya, koar2x pidato kampanye, kebanyakan nyuruh pilih dia jadi presiden, padahal kali ini kampanye calon legislatif, bukan kampanye calon presiden, sabar toh bu..atau memang nggak tau?.. huh..

    mo jadi pemimpin koq begini.. mau jadi apa bangsa ini..??

    1. iya sih, tapi nyoblos sekarang udah diatur kok di UU dan boleh.

      terus dia (langitwati) juga sama dodolnya, koar2x pidato kampanye, kebanyakan nyuruh pilih dia jadi presiden, padahal kali ini kampanye calon legislatif, bukan kampanye calon presiden, sabar toh bu..atau memang nggak tau?.. huh..

      kayaknya udah nepsu dan terburu-buru..
      contoh : saat menentang BLT, udah teriak2 nggak setuju dan bikin bodoh bangsa. tapi di waktu lain, dia nerima sembari menarik kata2nya. :p (plin plan)

  2. wah ini yang gw tunggu…emang agak aneh kenapa anarkisme bisa menang….liat antek2nya aja udah mau muntah apalagi kalo sampai pemimpi-nnya berkuasa lagi…bisa luluh lantah bangsa ini….gw care makanya ga nyontreng yang satu ini!!! contreng bro/sis jangan golput ya… kita benci dia makanya jangan sampe menang!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s